Mengatasi Overcost dalam Klaim BPJS Kesehatan: Strategi Praktis Kendali Biaya Tanpa Menurunkan Mutu Merubah Defisit Menjadi Untung
ISBN : –
Halaman: x + 132 halaman
Ukuran: 17,5 cm x 25 cm
Berat : 500 gr
Harga : Rp 80.000
ABSTRAK
Penerapan sistem pembayaran berbasis paket melalui INA-CBGs dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menuntut rumah sakit mampu menjaga keseimbangan antara mutu pelayanan, keselamatan pasien, dan efisiensi biaya. Salah satu tantangan yang dihadapi rumah sakit adalah overcost, yaitu kondisi ketika biaya pelayanan yang dikeluarkan rumah sakit melebihi tarif paket yang diterima. Overcost tidak hanya berdampak pada kondisi finansial rumah sakit, tetapi juga dapat menjadi indikator adanya permasalahan dalam proses dan tata kelola pelayanan.
Buku “Mengatasi Overcost dalam Klaim BPJS Kesehatan: Strategi Praktis Kendali Biaya Tanpa Menurunkan Mutu – Merubah Defisit Menjadi Untung” membahas secara sistematis penyebab overcost serta strategi praktis pengendaliannya. Pembahasan mencakup pemahaman sistem klaim BPJS Kesehatan dan INA-CBGs, identifikasi overcost berbasis data, faktor klinis dan nonklinis, dokumentasi medis dan coding, optimalisasi clinical pathway, pengendalian Length of Stay (LOS), penguatan peran case manager, serta pengendalian penggunaan obat dan pemeriksaan penunjang. Buku ini juga membahas pemanfaatan dashboard sebagai instrumen pengambilan keputusan, integrasi peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP) dengan kendali biaya, serta peran direksi dan tata kelola rumah sakit dalam membangun sistem pengendalian biaya yang terintegrasi.
Melalui pendekatan berbasis data, contoh kasus, ilustrasi, simulasi, dan strategi implementatif, buku ini menekankan bahwa kendali biaya bukan sekadar upaya memangkas pengeluaran, melainkan proses untuk memastikan sumber daya digunakan secara tepat, rasional, efektif, dan memberikan nilai optimal bagi pasien maupun rumah sakit. Efisiensi dan mutu ditempatkan sebagai dua tujuan yang dapat berjalan bersama dan saling memperkuat.
Buku ini diharapkan menjadi panduan praktis bagi pimpinan rumah sakit, manajer pelayanan, tenaga kesehatan, pengelola keuangan, case manager, tim klaim dan coding, serta pihak terkait lainnya dalam mengidentifikasi dan mengendalikan overcost, memperbaiki proses pelayanan, menjaga mutu dan keselamatan pasien, serta memperkuat keberlanjutan finansial rumah sakit.
Kata kunci: overcost, BPJS Kesehatan, INA-CBGs, JKN, kendali biaya, mutu pelayanan, clinical pathway, Length of Stay, case manager, coding, efisiensi rumah sakit.


